swastika bungalow sanur

Review Swastika Bungalow Sanur Bali 2026, Fasilitas Dan Lokasi

Nemenin Tamu Menginap di Swastika Bungalow Sanur Bali, ini dia Review terbarum cek dulu sebelum lo mutusin buat nginep.

Lagi cari hotel di Sanur?

Gue baru aja pulang dari sana.

Masih kebayang suasananya.

Angin laut yang pelan.

Suara sepeda lewat di pagi hari.

Dan taman hijau yang rasanya bikin kepala langsung enteng.

Beberapa hari lalu gue dapet tamu yang permintaannya agak spesifik.

Dia bilang begini di mobil dari bandara.

“Gue pengen Bali yang lama.”

Bukan Bali yang penuh kaca.

Bukan hotel yang semua dindingnya putih minimalis.

Dia pengen tempat yang terasa hidup.

Ada pohon.

Ada taman.

Ada udara yang benar-benar terasa.

Gue sempat mikir cukup lama.

Karena Sanur sebenarnya punya banyak hotel.

Tapi nggak semuanya punya vibe yang dia cari.

Akhirnya gue pilih Swastika Bungalow Sanur Bali.

Perjalanan dari bandara menuju Sanur sore itu lumayan macet.

Motor lewat kanan kiri.

Mobil pelan-pelan maju.

Tamu gue mulai kelihatan capek.

Begitu masuk area Sanur, suasananya berubah.

Jalanan lebih santai.

Toko-toko kecil.

Sepeda lewat.

Beberapa turis jalan kaki.

Pas mobil masuk ke area parkir Swastika Bungalow Sanur, dia langsung lihat sekeliling.

Pepohonan tinggi.

Jalan kecil dari batu.

Taman yang rimbun.

Dia keluar dari mobil.

Lihat kanan kiri.

Terus bilang pelan.

“Wah… ini baru Bali.”

Gue cuma senyum kecil.

Karena jujur, reaksi itu yang gue harapkan.

Tempat ini memang punya karakter yang beda.

Bukan hotel besar.

Lebih terasa seperti kumpulan bungalow di tengah taman tropis.

Dan begitu masuk ke dalam, suasananya langsung terasa adem.


Kenapa Harus Menginap di Swastika Bungalow Sanur?

restoran swastika bungalow sanur
restoran swastika bungalow sanur

Ada satu momen kecil yang cukup lucu.

Waktu kita lagi jalan menuju bungalow, tamu gue tiba-tiba berhenti.

Dia lihat papan nama hotel.

Lalu nanya,

“Kenapa namanya Swastika?”

Pertanyaan yang sebenarnya cukup sering muncul.

Gue jelasin pelan.

Di Bali, simbol swastika adalah lambang suci yang berarti kesejahteraan dan keberuntungan.

Simbol itu sudah ada jauh sebelum banyak orang salah mengartikannya.

See also  The Rivavi Legian Hotel Bali Review, Update 2026 Lengkap!

Dia mengangguk pelan.

Terus lihat taman di sekelilingnya.

swastika bungalow bali
swastika bungalow bali

Dan memang, suasana Swastika Bungalow Bali itu terasa damai.

Pepohonan tinggi.

Tanaman tropis di mana-mana.

Bangunannya tidak tinggi.

Lebih seperti rumah-rumah kecil yang tersebar di taman.

Sebenarnya alasan gue memilih tempat ini buat tamu gue cukup sederhana.

Ada beberapa pertimbangan yang langsung masuk kepala gue:

  • Harga masih cukup masuk akal untuk ukuran hotel di Sanur.
  • Taman hotel sangat terawat, jadi suasana terasa adem.
  • Lokasinya di tengah Sanur, tapi cukup jauh dari keramaian jalan utama.

Begitu sampai di bungalow, tamu gue langsung buka pintu kamar.

Taruh tas.

Duduk di kursi teras.

Dan dia cuma diam.

Beberapa menit.

Angin lewat pelan.

Daun pohon kelapa bergerak sedikit.

Ada suara burung dari arah taman.

Dia nggak buka HP.

Nggak foto-foto.

Cuma duduk.

Bengong.

Lalu bilang,

“Enak banget tempatnya.”

Dan jujur.

Sebagai orang yang bawa tamu ke Bali, kalimat itu rasanya cukup bikin lega.


Fasilitas di Swastika Bungalow Bali: Sederhana tapi Berkesan

fasilitas swastika bungalow sanur bali
fasilitas swastika bungalow sanur bali

Kalau lo datang ke sini dengan ekspektasi hotel modern yang super mewah…

Mungkin tempat ini akan terasa berbeda.

Di Swastika Bungalow Sanur Bali, fasilitasnya sebenarnya cukup sederhana.

Tapi justru itu yang bikin suasananya terasa hangat.

Hotel ini tidak mencoba terlihat berlebihan.

Yang mereka punya adalah ruang.

Udara.

Taman.

Dan suasana santai.

Ini beberapa fasilitas yang kita coba selama menginap di sana:

FasilitasApa yang Gue & Tamu Rasain
Kolam RenangAda beberapa kolam dengan air segar dan dikelilingi pepohonan tropis.
Kamar / BungalowBergaya Bali tradisional, bersih, dengan teras pribadi yang nyaman.
LokasiBerada di tengah Sanur tapi tetap terasa tenang.
PelayananStaf hotel ramah dan santun, khas keramahan orang Sanur.

Tamu gue paling suka area kolam renang.

Serius.

Kolamnya tidak terlalu besar, tapi suasananya adem.

Pohon besar berdiri di sekelilingnya.

Beberapa kursi santai di pinggir kolam.

Sore itu kita sempat berenang sebentar.

Airnya seger banget.

Tamu gue keluar dari kolam sambil ketawa.

See also  Champlung Sari Hotel Villa & Spa Ubud Update 2026 Review!

Dia bilang,

“Kayak berenang di taman.”

fasilias kolam di swastika bungalow sanur
fasilias kolam di swastika bungalow sanur

Gue duduk di kursi panjang sambil minum air kelapa.

Angin lewat pelan.

Daun bergerak pelan.

Suara air kolam terdengar halus.

Beberapa tamu lain juga santai.

Ada yang baca buku.

Ada yang ngobrol pelan.

Di satu titik, gue sampai hampir ketiduran di kursi.

Serius.

Suasananya emang serileks itu.


Swastika Bungalow Sanur, Estetik Tapi Menyatu Dengan Alam Banget

swastika bungalow sanur bali
swastika bungalow sanur bali

Kalau lo suka tempat yang punya karakter visual kuat…

Tempat ini cukup menarik.

Swastika Bungalow Sanur masih mempertahankan arsitektur Bali tradisional.

Banyak elemen kayu.

Ukiran batu di beberapa sudut bangunan.

Atap dengan bentuk khas Bali.

Jalan kecil dari batu yang berkelok di tengah taman.

Tamu gue yang awalnya cuma jalan santai tiba-tiba berubah jadi fotografer.

Dia muter-muter taman.

Kadang berhenti.

Kadang jongkok.

Kadang minta gue fotoin.

“Coba dari sini.”

“Eh tunggu… yang ini bagus.”

Sinar matahari sore masuk lewat sela daun kelapa.

Cahayanya jatuh ke tembok batu.

Bikin bayangan yang cantik.

Beberapa spot bahkan terasa seperti halaman rumah tradisional Bali.

Ada patung kecil.

Ada bunga kamboja yang jatuh di jalan setapak.

Ada suara angin lewat pelan.

Tamu gue sempat bilang,

“Tempat kayak gini di Jakarta nggak mungkin ada.”

Dan memang benar.

Ada suasana yang terasa lambat di sini.

Nggak terburu-buru.


Lokasi Strategis Swastika Bungalow Sanur Bali

Resepsionis swastika bungalow sanur bali
Resepsionis swastika bungalow sanur bali

Salah satu alasan gue cukup percaya diri memilih Swastika Bungalow Sanur Bali buat tamu gue adalah lokasinya.

Sanur sendiri memang punya vibe yang berbeda dibanding daerah lain di Bali.

Lebih santai.

Lebih tenang.

Hotel ini berada cukup dekat dengan berbagai tempat penting di Sanur.

Dari hotel, kita cuma perlu jalan kaki sebentar untuk beberapa hal:

  • Pantai Sanur sekitar 5–10 menit berjalan kaki.
  • Restoran dan kafe di sepanjang Jalan Danau Tamblingan.
  • Supermarket kecil untuk kebutuhan sehari-hari.

Pagi kedua kita di sana, gue ajak tamu gue jalan ke pantai.

Jam masih sekitar jam enam.

See also  Review Bulian Homestay Bali, Menyatu Dengan Alam dan Budaya! UPDATE 2026!

Langit mulai terang.

Beberapa orang jogging di jalur sepeda.

Ada yang bawa anjing jalan pagi.

Sepeda lewat pelan.

Pantai Sanur terkenal dengan sunrise-nya.

Dan pagi itu kita sempat melihatnya.

Matahari naik perlahan dari balik laut.

Cahaya oranye menyebar di permukaan air.

Tamu gue berdiri cukup lama.

Diam.

Lalu bilang pelan,

“Tenang banget ya di sini.”

Gue cuma mengangguk.

Karena memang begitu rasanya.


Tips Kalau Lo Mau Nginep di Swastika Bungalow

Suasana di hotel swastiak bungalow
Suasana di hotel swastiak bungalow

Dari pengalaman gue nemenin tamu kemarin, ada beberapa tips kecil yang mungkin berguna.

Bukan sesuatu yang rumit.

Tapi cukup membantu kalau lo berencana menginap di sini.

  • Pilih bungalow di area dalam kompleks
    Biasanya lebih tenang dan lebih dekat dengan taman.
  • Bangun pagi buat lihat sunrise di Pantai Sanur
    Jaraknya cukup dekat untuk jalan kaki santai.
  • Coba sarapan di hotel
    Suasananya santai dan cocok buat mulai hari dengan pelan.
  • Siapkan lotion anti nyamuk
    Karena banyak tanaman tropis, nyamuk kadang muncul malam hari.

Hal-hal kecil seperti ini biasanya gue kasih tahu ke tamu.

Dan mereka biasanya senang.

Karena terasa seperti dapat tips langsung dari orang yang pernah tinggal di sana. Kalo lo butuh rekomendasi lain misalnya lo bisa coba juga nginep di Puri saron daerah seminyak.


Kesimpulan

Ada banyak hotel di Bali.

Beberapa sangat modern.

Beberapa sangat mewah.

Tapi Swastika Bungalow Sanur Bali punya karakter yang berbeda.

Tempat ini terasa seperti rumah tropis yang hidup di tengah taman.

Santai.

Hangat.

Dan tidak mencoba terlihat berlebihan.

Hari terakhir sebelum check-out, tamu gue duduk sebentar di teras bungalow.

Angin pagi lewat pelan.

Daun pohon bergerak pelan.

Dia lihat taman.

Lalu bilang,

“Makasih ya udah dibawa ke sini.”

Kalimat sederhana.

Tapi buat gue cukup.

Karena tujuan gue sebagai orang yang bawa tamu ke Bali sebenarnya cuma satu.

Bikin mereka merasa nyaman.

Dan tempat ini berhasil melakukan itu.

Kalau lo lagi cari hotel di Sanur yang tenang, asri, dan punya nuansa Bali yang terasa alami…

Swastika Bungalow Sanur bisa jadi pilihan yang pas.

Gue sendiri pulang dengan perasaan puas.

Satu lagi tamu yang jatuh cinta sama Bali.

Dan semuanya dimulai dari tempat menginap yang tepat.

Sampai ketemu di cerita perjalanan berikutnya. Oh ya jangan lupa ya subs youtube kita di sini.