Caldera Hotel & Restaurant Kintamani, Info Update Terbaru 2026
Review terbaru di Caldera Hotel & Restaurant Kintamani Bali saat menemani tamu wisata, lengkap dengan lokasi, harga kamar, dan tips menginap.
Perjalanan ke Kintamani hampir selalu terasa berbeda dibanding bagian Bali lainnya.
Udara lebih dingin.
Langit biasanya lebih terbuka.
Dan setiap kali mobil mulai naik ke arah pegunungan Bangli, suasana perjalanan langsung berubah.
Beberapa waktu lalu gue menemani dua tamu yang ingin mencoba menginap di Caldera Hotel & Restaurant Kintamani.
Mereka sebenarnya tidak terlalu tahu hotelnya seperti apa.
Yang mereka tahu hanya satu hal.
“Katanya view Gunung Batur dari sana bagus.”
Itu saja.
Kami berangkat dari Ubud sekitar jam sepuluh pagi.
Perjalanan menuju Caldera Hotel Bali kurang lebih sekitar satu jam lebih sedikit.
Di awal perjalanan jalan masih cukup ramai.
Motor lewat.
Mobil wisata juga cukup banyak.
Tapi begitu mulai masuk ke daerah Kintamani, suasana langsung berubah.
Udara mulai terasa lebih dingin.
Kabut tipis terlihat menggantung di beberapa bagian bukit.
Dan ketika mobil sampai di salah satu tikungan di Penelokan, salah satu tamu langsung berkata pelan.
“Wow… that’s the volcano?”
Di kejauhan terlihat Gunung Batur.
Dan di bawahnya terbentang Danau Batur yang cukup luas.
Kadang memang begitu dengan Kintamani.
Orang datang dengan rencana menginap di hotel.
Tapi sebelum sampai hotel, pemandangan alamnya sudah lebih dulu membuat orang berhenti dan bengong beberapa detik.
Lokasi Caldera Hotel Kintamani

Caldera Hotel & Restaurant Kintamani berada di kawasan:
- Penelokan
- Kecamatan Kintamani
- Kabupaten Bangli
- Bali
Area Penelokan ini sebenarnya salah satu titik paling terkenal di Kintamani.
Karena dari sini panorama Gunung Batur dan Danau Batur bisa terlihat cukup jelas.
Banyak restoran dan kafe dibangun di sepanjang tepi kaldera.
Dan Caldera Hotel Kintamani termasuk salah satu hotel yang posisinya langsung menghadap ke arah pemandangan tersebut.
Kalau berangkat dari beberapa area wisata populer di Bali, kira-kira waktu tempuhnya seperti ini:
- Ubud sekitar 1 jam perjalanan
- Denpasar sekitar 2 jam
- Seminyak sekitar 2 – 2,5 jam
Perjalanan menuju hotel juga cukup menarik.
Jalan mulai naik dan berkelok.
Di beberapa titik terlihat kebun jeruk milik warga.
Dan sesekali kabut turun menutupi sebagian pemandangan.
Tamu yang gue bawa beberapa kali membuka jendela mobil.
Udara dingin langsung masuk.
Salah satu dari mereka bahkan langsung mengambil jaket dari tas.
Suasana di Caldera Hotel Bali

Begitu sampai di area parkir Caldera Hotel and Restaurant, suasananya terasa cukup tenang.
Tidak terlalu ramai.
Angin dari arah kaldera terasa cukup kuat.
Udara di sini jelas lebih dingin dibanding daerah bawah seperti Ubud atau Canggu.
Bangunan Caldera Hotel Bali sendiri terlihat sederhana.
Tidak terlalu besar.
Tapi posisi hotelnya benar-benar menghadap langsung ke arah Gunung Batur dan Danau Batur.
Begitu tamu turun dari mobil, mereka langsung berjalan ke tepi balkon.
Tidak bicara apa-apa selama beberapa detik.
Hanya melihat pemandangan.
Di kejauhan terlihat Gunung Batur berdiri cukup jelas.
Danau Batur terlihat tenang di bawahnya.
Kadang awan lewat perlahan di antara keduanya.
Salah satu tamu akhirnya berkata pelan.
“This view is insane.”
Hal seperti ini cukup sering terjadi di Kintamani.
Orang datang untuk menginap di hotel.
Tapi akhirnya lebih banyak menghabiskan waktu hanya duduk melihat pemandangan.
Fasilitas di Caldera Hotel & Restaurant Kintamani

Sebagai hotel yang cukup dikenal di kawasan ini, Caldera Hotel & Restaurant memiliki beberapa fasilitas yang cukup nyaman bagi wisatawan.
Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:
- Kamar dengan balkon menghadap Gunung Batur
- Restoran dengan pemandangan kaldera
- Area parkir untuk tamu hotel
- Koneksi WiFi
- Area duduk di luar ruangan
Beberapa kamar di Caldera Hotel Kintamani memiliki balkon pribadi.
Dari balkon ini tamu bisa langsung melihat panorama kaldera tanpa harus keluar kamar.
Kadang tamu hanya duduk di kursi balkon sambil minum kopi.
Melihat kabut datang.
Lalu perlahan hilang lagi.
Hal sederhana seperti ini justru sering menjadi bagian paling diingat selama menginap di Kintamani.
Caldera Hotel and Restaurant

Selain kamar hotel, bagian yang cukup menarik dari tempat ini adalah restoran di Caldera Hotel & Restaurant Kintamani.
Restoran ini memiliki area duduk yang langsung menghadap ke arah kaldera.
Dari meja makan, pengunjung bisa melihat:
- Gunung Batur
- Danau Batur
- Perbukitan kaldera
Saat gue datang bersama tamu, kami sempat duduk di area restoran cukup lama.
Angin cukup dingin.
Pelayan datang membawa kopi panas.
Dan di depan kami, pemandangan Gunung Batur terlihat cukup jelas karena kabut belum turun.
Menu di Caldera Hotel and Restaurant sendiri cukup beragam.
Mulai dari makanan Indonesia sampai menu western sederhana.
Tapi banyak pengunjung yang datang ke sini sebenarnya bukan hanya untuk makan.
Melainkan untuk menikmati pemandangan kaldera sambil duduk santai.
Harga Caldera Hotel & Restaurant
Banyak wisatawan biasanya mencari informasi tentang harga Caldera Hotel & Restaurant Kintamani sebelum memutuskan untuk menginap.
Harga kamar di Caldera Hotel Bali biasanya bervariasi tergantung tipe kamar dan musim kunjungan.
Secara umum kisaran harga kamar berada di sekitar:
- Rp600.000 – Rp1.200.000 per malam
Harga tersebut bisa berubah tergantung beberapa faktor seperti:
- Tipe kamar
- Musim liburan
- Ketersediaan kamar
Untuk restoran, harga makanan di Caldera Hotel and Restaurant biasanya masih cukup standar untuk kawasan wisata Kintamani.
Banyak pengunjung hanya memesan kopi atau minuman hangat sambil menikmati panorama Gunung Batur.
Waktu Terbaik Menginap di Caldera Hotel Kintamani

Kalau ingin menikmati pemandangan terbaik dari Caldera Hotel Kintamani, waktu pagi biasanya menjadi momen yang paling ideal.
Sekitar jam enam sampai delapan pagi.
Pada jam-jam ini Gunung Batur sering terlihat sangat jelas sebelum kabut mulai naik dari danau.
Saat sore hari juga cukup menarik.
Langit perlahan berubah warna.
Dan suasana di sekitar kaldera terasa lebih tenang.
Namun cuaca di Kintamani memang cukup cepat berubah.
Kadang pagi cerah.
Beberapa jam kemudian kabut datang menutupi pemandangan.
Hal seperti ini justru sering menjadi bagian menarik dari suasana pegunungan di kawasan ini.
Tips Menginap di Caldera Hotel Bali

Agar pengalaman menginap di Caldera Hotel & Restaurant Kintamani lebih nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.
- Bawa jaket karena udara di Kintamani cukup dingin
- Datang lebih pagi untuk menikmati pemandangan
- Gunakan kamera untuk menangkap panorama Gunung Batur
- Pesan kamar yang memiliki balkon menghadap danau
Hal-hal kecil seperti ini bisa membuat pengalaman menginap di kawasan kaldera terasa jauh lebih menyenangkan.
FAQ Caldera Hotel & Restaurant Kintamani
Dimana lokasi Caldera Hotel & Restaurant Kintamani?
Hotel ini berada di kawasan Penelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, dengan pemandangan langsung ke arah Gunung Batur dan Danau Batur.
Berapa harga kamar di Caldera Hotel Kintamani?
Harga kamar biasanya berkisar antara Rp600.000 hingga Rp1.200.000 per malam tergantung tipe kamar dan musim kunjungan.
Apakah restoran di Caldera Hotel bisa dikunjungi tanpa menginap?
Ya. Restoran di Caldera Hotel and Restaurant terbuka untuk pengunjung umum yang ingin makan atau minum sambil menikmati pemandangan Gunung Batur.
Apa waktu terbaik mengunjungi Caldera Hotel Bali?
Pagi hari biasanya menjadi waktu terbaik karena pemandangan Gunung Batur sering terlihat jelas sebelum kabut turun.
Apakah Caldera Hotel cocok untuk melihat Gunung Batur?
Ya. Karena posisi hotel berada di tepi kaldera, banyak kamar dan area restoran memiliki pemandangan langsung ke arah Gunung Batur dan Danau Batur.



